Produk Olahan Desa Batang Bulukumba Go Nasional

Citizen Report

Editor Muhammad Iqbal Arsyad


Seputarsulawesi.com, Jakarta- Bulukumba jadi salah satu destinasi favorit untuk menghabiskan libur akhir pekan bagi warga Sulawesi Selatan. Selain potensi wisata pantainya yang begitu indah, kuliner yang unik menjadi salah satu alasan kenapa Bulukumba menjadi destinasi wisata akhir pekan. Produk olahan Kabupaten Bulukumba sudah mulai diperkenalkan ke tingkatan Nasional. 

Baru-baru ini Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto bersama Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Hilmiaty Asip memperkenalkan prosuk olahan Desa Batang Kabupaten Bulukumba di salah satu acara Talkshow di TV Nasional.

Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan produk olahan lokal di Kabupaten Bulukumba mulai berkembang. Semua pihak mulai mengembangkan serta mengkreasi potensi hasil bumi menjadi produk olahan daerah dan ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mengkampanyekan produk khas Bulukumba agar dikenal luas.

"Potensi Jagung di Kabupaten Bulukumba begitu besar, artinya Jagung bisa menjadi produk olahan berbasis sumber daya lokal yang menjadi andalan Kabupaten Bulukumba." tegas pria yang beberapa hari lalu genap berusia 42 Tahun ini.

Sedangkan, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Hilmiaty Asip mengatakan bahwa produk industri rumahan yang diinisiasi oleh PKK Desa Batang perlu diapresiasi.

"Satu produk satu desa, saya kira itu harus menjadi agenda desa-desa di Kabupaten Bulukumba. Batang dengan produk ruhu'-ruhu', nuget jagung dan Kahaiya serta kopi cita rasa khas," kata Hilmiaty Asip, Kamis (21/7) Malam.

Lanjut Hilmi bahwa beberapa produk hasil industri rumahan di Desa Batang seperti batara nuget, ruhu'-ruhu' serta lammang timallang. Semua ini menjanjikan kuliner dengan cita rasa yang sangat memanjakan.

Hamzah Hafid Kepala Desa Batang yang turut mendampingi Wakil Bupati dan Ketua Komisi A menambahkan. "Insya Allah lomba cipta menu beragam, bergizi, alami tingkat Kabupaten Bulukumba akan kami gelar di momentum 17 Agustus di Desa Batang," kata Hamzah.

"Kami menilai kegiatan tersebut, menjadi salah satu gerakan yang efektif untuk memperkenalkan penganan lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan daerah lain. Dan Desa Batang siap untuk mewujudkannya," tegas Hamzah Hafid.

Sarfa Hafid Melaporkan dari Jakarta