Wujudkan Kemandirian Organisasi, KKMSB Makassar Optimalkan Iuran Warga

Sulsel

Editor Suaib Amin Prawono


Suaib A. Prawono saat mendampingi Prof. Dr. Gufran D. Dirawan (Ketua Harian BPW KKMSB Sulsel) dan Ir. Rahmat A. Haris (Ketua Umum KKMSB Makassar) di acara dialog Rapat Kerja pengurus BPC KKMSB Makassar di Hotel Four Point Makassar, Minggu (21/05/2017).

Seputarsulawesi.com, Makassar- Guna mewujudkan kemandirian organisasi, khususnya dari segi pendanaan disetiap kegiatan, Badan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kota Makassar akan mengoptimilkan iuran warga.

Wacana optimalisasi iuran warga itu menjadi isu utama saat pelaksanaan Rapat Kerja pengurus BPC KKMSB Makassar di Hotel Four Point Makassar, Minggu (21/05/2017).

Wakil Ketua KKMSB Kota Makassar, Suaib Amin Prawono mengatakan, penggalangan iuran warga tersebut merupakan agenda wajib yang akan dibicarakan secara intensif di internal KKMSB Kota Makassar. 

Baca: BPC KKMSB Kota Makassar Dilantik, Ini Harapan Rahmat Haris

Menurutnya, program iuran wajib tersebut tidak hanya terkait persoalan indenpendensi atau kemandirian organisasi, tapi lebih pada upaya bagaimana merekatkan hubungan kekeluargaan dan kebersamaan dalam menyelesaikan setiap persoalan, khususnya persoalan pendanaan yang menjadi masalah disetiap kegiatan.

"Periode kepengurusan ini insya Allah tidak akan menjadikan proposal sebagai prioritas utama dalam penggalangan dana, tapi lebih pada upaya partisipasi warga KKMSB untuk turut serta sama-sama meringankan beban pendanaan disetiap kegiatan yang akan dilaksanakan," jelas Sekretaris Umum KKMSB Kota Makassar, periode 2011-2015 ini.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar ini mengatakan, berdasarkan data yang ada, warga Mandar di kota Makassar ini mencapai 35 ribu orang, jika sebagian dari warga tersebut bisa diajak berpartisipasi, maka KKMSB Kota Makassar tidak akan kesulitan dana saat melakukan kegiatan.

"Rencananya iuran itu kita akan bebankan Rp.10.000 perkeluarga dalam setia bulannya. Jika Rp. 10.000 ini dikalikan dengan separuh saja dari warga Mandar yang sempat kami data itu, maka kita bisa mengumpulkan dana puluhan juta dalam perbulan. Sehingga saat momen halal bi halal atau kegiatan lainnya, kita tidak kesulitan lagi mencari dana," katanya.

Baca: Ratusan Warga Mandar Berkumpul di Hotel Four Point Makassar    

Mengenai teknis penggalangan dana tersebut, pihaknya akan membentuk tim khusus, serta akan membuka rekening lembaga dengan memanfaatkan media sosial, seperti group WhatsApp KKMSB untuk menjadi pusat informasi penggalan iuran anggota itu.

"Selain membuka rekening lembaga, kita juga akan bentuk tim khusus untuk menangani masalah ini, dan akan mengoptimalkan group WhatsApp KKMSB sebagai pusat informasi penggalangan dana," katanya saat ditemui di lokasi acara. (Win)