,         
Jumat, 03 Agustus 2012 - 10:47:48 WIB

Pemprov Sulbar tidak Ganti Rugi Tanah Bermasalah

Kategori : Sulawesi Barat

SESI.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak akan memberikan ganti rugi bagi kepemilikan lahan masyarakat bermasalah yang akan digunakan proyek jalan lingkar bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju.

"Pemerintah tidak akan membebaskan lahan masyarakat yang bermasalah untuk dilalui proyek pembangunan jalan lingkar Bandara Tampapadang Mamuju dengan memberikan ganti rugi," kata Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sulbar, Haeruddin Anas di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, tanah masyarakat yang bermasalah atau sementara disengketakan ataupun lahan masyarakat yang diakui sebagai milik seseorang namun tidak memiliki bukti yang kuat,atau kepemilikannya tersangkut sengketa atau tumpang tindih dengan lahan lain,tidak akan dibayarkan ganti rugi kepada pemiliknya.

Oleh karena itu ia meminta agar masyarakat yang mengaku lahannya akan terkena proyek jalan lingkar bandara Mamuju tetapi tanahnya itu sedang bermasalah maka sebaiknya segera menyelesaikan masalahnya, karena kalau masih dinyatakan bermasalah, tidak akan dibayarkan ganti ruginya.

"Pemerintah tidak mau menanggung resiko karena melakukan ganti rugi tanah bermasalah untuk pembangunan jalan lingkar, makanya kalau ada tanah bermasalah maka pemiliknya harus menyelesaikan," katanya.

Menurut dia, pemerintah di Sulbar telah menyiapkan anggaran dua miliar rupiah untuk membebaskan lahan jalan lingkar Bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju, anggaran tersebut akan digunakan untuk membebaskan lahan yang akan dilalui jalan lingkar Bandara Mamuju sepanjang lima kilometer.

"Pemerintah sudah melakukan pendataan bahwa hanya 42 KK masyarakat yang akan diberikan ganti rugi karena lahannya dilalui jalan lingkar, lebih dari jumlah itu tidak akan diberikan kalau misalnya ada masyarakat yang mengaku tanahnya dilalui pembangunan jalan lingkar karena pendataan sudah dilakukan secara akurat,"katanya. 

 

Menurut dia, pemerintah provinsi membangun jalan lingkar di Bandara Tampapadang Mamuju mulai 2012, menyusul akan dilakukannya perluasan Bandara.

"Jalan lingkar yang dibangun di sebelah timur bandara untuk mengalihkan jalan di depan bandara yang merupakan jalur Trans Sulawesi di Kabupaten Mamuju, agar jalan tersebut tidak menghambat perluasan bandara Mamuju yang akan dilakukan tahun ini," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan jalan lingkar bandara di Mamuju mendapat suntikan dana APBN 2012 sekitar Rp26 miliar. (Iwn/Ant)

Share |

Email :redaksi@seputarsulawesi.com
Iklan: 0411 (433867)
Silahkan Buka Seputarsulawesi.com di HP anda:
Versi Mobile

Isi Komentar :
Nama Lengkap :
Komentar :
Website :
Kode Keamanan :