Sulsel

Bahas Rencana Strategis, Ratusan Aktifis JAII Berkumpul di Makassar

Bahas Rencana Strategis, Ratusan Aktifis JAII Berkumpul di Makassar

Seputarsulawesi.com, Makassar- Ratusan aktifis Jaringan Antar Iman dari berbagai wilayah di Indonesia hadiri Konferensi dan Perencanaan Strategis Jaringan Antar Iman Indonesia (JAII) Region Sulawesi, di Hotel Grand Wisata, jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (3/8).

Acara yang bertemakan "Agama-agama dan Kebudayaan di Sulawesi dalam Tantangan Relasi Kuasa Politik, Modal dan Agama" ini diinisiasi oleh Dian Interfidei Yogyakarta, LAPAR Sulsel, Oase Intim dan Jalin Harmoni Sulawesi Selatan.

Baca juga: STIE Wira Bhakti Makassar Tawarkan Biaya Pendidikan Murah

"Kegiatan ini, selain untuk merespon berbagai kasus kekerasan, baik yang mengatasnamakan agama dan gender, juga bertujuan untuk merespon persoalan komersialisasi pendidikan, lingkungan hidup dan penegakan HAM," papar Christina Hutubessy, Ketua Panitia dalam sambutannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal dalam sambutannya mengatakan, pengaruh agama, kuasa dan modal tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia saat ini. Ketiganya tak hanya mempengaruhi ruang kehidupan manusia secara individu, tapi juga secara komunitas, sehingga tidak ada jalan lain kecuali membangun relasi.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Daeng Ical ini mengatakan, untuk menciptakan suasana damai, warga Makassar dan sekitarnya harus membangun ruang toleransi, relasi antar umat bergama serta saling menghargai dan merahmati. "Merahmati orang yang berbada dengan kita tentunya jauh lebih penting dari gerakan fanatisme" katanya.

Ia menambahkan, warga boleh saja bersikap fanatik, tapi disatu sisi, ia juga harus sadar bahwa fanatismenya itu dibatasi oleh hak-hak orang lain. "Pada momen inilah, transformasi nilai-nilai budaya dan agama menjadi penting guna membangun suasana damai antar umat beragama. Olehnya itu, kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan hal-hal positif seperti itu" harapnya. (SAP)