Sulsel

Bupati Bantaeng Terbitkan SE, Salah satu Isinya, Imbau Warga Salat Id di Rumah Masing-masing

Bupati Bantaeng Terbitkan SE, Salah satu Isinya, Imbau Warga Salat Id di Rumah Masing-masing

Keterangan Gambar : Dr. Ilham Azikin

Seputarsulawesi.com, Bantaeng- Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Kabupaten Bantaeng.

Surat edaran bernomor 440/322/B.Kesra/V/2020 itu ditandatangani langsung oleh Bupati Bantaeng, Dr. Ilham Azikin.

Baca juga: KPU Bantaeng Salurkan Donasi dan Takjil ke Warga Terdampak Covid-19

Ada sejumlah poin penting dari surat edaran itu, di antaranya adalah tetap mengimbau kepada semua masyarakat Bantaeng untuk melaksanakan salat Id di rumah masing-masing. Hal itu berpedoman pada fatwa MUI no 28 tahun 2020.

Selain itu, dalam keadaan tertentu, bagi kelurahan dan desa terdapat masjid yang akan digunakan untuk pelaksanaan salat Id maka wajib mengikuti ketentuan melalui protokol kesehatan.

Beberapa protokol kesehatan itu di antaranya adalah setiap masjid harus memiliki sarana protokoler kesehatan, seperti penyediaan bilik sterilisasi (bagi yang memiliki), menyiapkan thermogun, dan penyediaan tempat cuci tangan.

"Masjid yang akan menjadi tempat pelaksanaan salat Id satu hari sebelum dan sesudah salat Id harus dilakukan penyemprotan Disinfektan," tulis surat edaran itu.

Protokol lain yang disebutkan di dalam surat edaran itu adalah jamaah salat Id adalah warga yang berasal dari dusun atau lingkungan setempat.

Selain itu, jamaah juga harus senantiasa memakai masker dan membawa sajadah masing-masing serta wajib mematuhi Physical distancing.

"Bagi masyarakat yang rentan berisiko seperti lanjut usia, bayi balita dan ibu hamil serta warga yang memiliki gangguan pernapasan tidak diperkenankan mengikuti salat Id," tambah isi surat edaran itu.

Selain itu, masjid tidak diperkenankan untuk menutup rapat pintu-pintu masjid dan menyalakan AC. Semua masjid diharapkan untuk membuka jendela untuk menjamin sirkulasi udara dalam masjid.

Dalam salat Id kali ini juga dipastikan tidak akan ada sambutan dari Bupati, Camat, ataupun Kepala Desa. Setelah salat, warga juga diminta tidak membuat kerumunan dan segera mungkin pulang ke rumah masing-masing. 

Iklan Tengah