Sulsel

Diduga Langgar Netralitas, Oknum ASN di Gowa Diperiksa Bawaslu

Diduga Langgar Netralitas, Oknum ASN di Gowa Diperiksa Bawaslu

Keterangan Gambar : Juanto (Komisioner Bawaslu Gowa)

Seputarsulawesi.com, Gowa- Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gowa memanggil salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Tinggimoncong, Selasa 03 November 2020. Oknum ASN tersebut diduga melanggar netralitas ASN setelah ditemukan foto menggunakan simbol pasangan calon di akun media sosial fecebook milik orang lain.

Komisioner Bawaslu Gowa Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Juanto mengatakan, harusnya ASN lebih profesional dan tidak terlibat berpolitik praktis. Terlebih Mentri Dalam Negeri (Mendagri) telah memberikan teguran kepada Kepala Daerah terkait akan banyaknya pelanggaran ASN.

Baca juga: Bawaslu RI: Kolom Kosong dan Paslon adalah Ruang Demokrasi

"Sinyal itu mestinya ditanggapi positif di momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), agar ASN lebih profesional dan tidak berpihak kepada kepentingan kampanye politik," ungkap Juanto.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Avol ini menambahkan, ASN tetap mempunyai hak politik, tapi tidak diperkenankan terlibat dalam proses kampanye. Hak Politik ASN, menurutnya tidak dicabut, namun dilarang terlibat kampanye politik praktis, sesuai dengan UU ASN  Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Pasal 71 UU  Nomor 10 Tahun 2016.  

Perlu bijak diketahui bahwa ASN itu abdi negara, bukan abdi politisi,” tegas Avol.