Lintas

Ferdinnand Hutahaean Tolak Pemerintahan Jokowi Disebut Otoriter

Ferdinnand Hutahaean Tolak Pemerintahan Jokowi Disebut Otoriter

Keterangan Gambar : Akun Twetter Ferdinnand Hutahaean

Seputarsulawesi.com, Makassar- Politisi Partai Demokrat, Ferdinnand Hutahaean menolak pemberitaan pemerintahan Jokowi disebut otoriter. Pernyataan tersebut disampaikan lewat akun Twetternya, Selasa, 28 April 2020. 

Alasan penolakan tersebut, salah satunya mengacu pada pembahasan RUU Ciptaker yang ditolak oleh Jokowi. "Pembahasan RUU Ciptaker sj diterima untuk ditunda/diundur, koq disebut otoriter? Demikian jg orang bebas bicara kritik, caci maki, koq disebut otoriter? Kebijakan yang tidak sesuai ekspektasimu bkn berarti itu otoriter," tulis Ferdinnand saat mengomentari pemberitaan media Tempo berjudul “Wajah Otoriter Pemerintahan Jokowi” di media sosial.

Baca juga: Kesal Karena Jalan Rusak, Warga Desa Baru Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Sontak pernyataan Ferdinnand Hutahaean itu mendapat tanggapan netizen.  Ada yang mendukung, ada juga yang tidak. Bahkan ada yang menyindir serta menuduh Ferdinnand sebagai penjilat kekuasaan.

Salah satunya akun Rico Adam. Sambil mention akun @fadjroel, akun berinisial @ricoAdam9  itu mengatakan. “Ayo brooo.... jilat teruuus.. jangan kasih kendor.. Minimal jadi komisaris khan lumanyan.. tiru senior @fadjroel yg jilatannya dahsyat,”.


Senada Ferdinnand Hutahaean, akun  Kafir Garis Lurus @kafara666 justru mempertanyakan sisi otoriter Jokowi yang katanya hampir setiap bulan didemo, namun didengarkan dan dikompromikan.  

Ia juga ya, jokowi otoriter disebalah mana nya? Hampir tiap bulan di demo bedjilid jilid, di dengarkan, dan di kompromikan bahkan demonya dijadikan panggung kampanye yg mau jd presiden juga,” tulis Kafir Garis Lurus.

Hingga berita ini diturunkan, komentar-komentar bernada kritis dan mendukung terus membanjiri kolom komentar Ferdinnand Hutahaean.

Iklan Tengah