Sulsel

Ini Gaji Pokok Kepala Daerah dan Wakilnya Menurut Keppres

Ini Gaji Pokok Kepala Daerah dan Wakilnya Menurut Keppres

Seputarsulawesi.com, Makassar- Gubernur Sulsel,  Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam sambutannya usai melantik 10 bupati dan wakil bupati di Sulsel mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati harus segera membuat perubahan bagi daerahnya masing-masing untuk lima tahun ke depan.

"Para Bupati dan Wakil Bupati dalam mengembangkan pembangunan daerahnya harus dengan pengabdian yang tulus demi kesejahteraan daerah dan rakyatnya. Namun, kita sebagai masyarakat tentunya ingin tahu seberapa besar upah atau gaji bagi para pemimpin daerah tersebut," papar SYL, Rabu kemarin (17/2).

Menurut SYL, gaji kepala daerah tetap mengacu pada aturan Keppres No.68 tahun 2011 tentang gaji pokok kepala daerah, Bupati dan wali kota sebesar Rp 2,1 juta dan tunjangannya disetiap bulan bagi Bupati dan Wali Kota hanya Rp 3,78 juta . "Jadi jumlah keseluruhan gaji yang diterima setiap bulan para bupati dan wali kota hanya menerima sebesar Rp 5,88 juta," katanya lagi.

Lain halnya dengan wakil bupati dan wakil walikota, untuk wakil bupati dan wakil wali kota, gaji pokoknya sebesar Rp 1,8 juta ditambah tunjangan per bulannya sebesar Rp 3,24 juta. Jadi, total setiap bulan wakil bupati dan wakil wali Kota hanya menerima sebesar Rp 5,04 juta.

"Anda harus tahu, meski gaji pokok bupati /walikota dan wakilnya tidak begitu besar. Namun, ada juga pendapatan para kepala daerah itu, berdasarkan tunjangan PAD (Pendapatan Asli Daerah) selama satu tahun. Nah, Jika PAD suatu daerah tinggi, besar kemungkinan para kepala daerah tersebut mendapat beberapa persen dari hasil PAD itu," papar Gubernur Sulbar dua periode ini.

Ia menambahkan,  jika PAD suatu daerah di atas 200 Miliar, maka paling tinggi tunjangan yang ia dapatkan 0,20 % atau sekitar Rp 900 juta rupiah. (Sul)