Nasional

Kebijakan New Normal Diharapkan Bisa Tanggulangi Perlambatan Ekonomi Nasional

Kebijakan New Normal  Diharapkan Bisa Tanggulangi Perlambatan Ekonomi Nasional

Keterangan Gambar : indonesiahousing.co

Seputarsulawesi.com, Jakarta- Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, kebijakan new normal yang akan diterapakan pemerintah diharapkan bisa menanggulangi perlabatan ekonomi nasional. Apalagi kebijakan tersebut dinilai selaras dengan kebijakan stimulus ekonomi yang sudah dikeluarkan Kementerian Keuangan. 

Adapun kebijakan stimulus ekonomi, antara lain fokus pada sektor rill melalui pemberian kemudahan dan juga resktrukturisasi kredit, terutama bagi UMKM yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. 

Baca juga: Jaringan Lippo Malls Indonesia Siap Sambut Kebijakan New Normal

"Kebijakan new normal beserta berbagai stimulus itu diharapkan bisa menanggulangi pelambatan ekonomi nasional," ujar Lanjar di Jakarta, 28 Mei 2020.

Lebih lanjut, Lanjar menyampaikan, dampak positif dari kebijakan pelonggaran ini akan dirasakan termasuk oleh emiten-emiten di sektor ritel dan bisnis jaringan mall, maupun emiten di sektor makanan minuman yang membuka gerai di pusat perbelanjaan. 

Dengan adanya pelonggaran itu, kata Lanjar, kunjungan ke pusat perbelanjaan akan kembali tumbuh yang kemudian akan mendorong penjualan.

“Pembukaan mall, tentu akan ada dampak positifnya. Contohnya akan ada kenaikan pengunjung di mall, dan mendorong daya beli di sektor ritel, makanan minuman, apalagi sudah hampir tiga bulan konsumen jenuh karena lebih banyak tinggal di rumah," ucap Lanjar.   

Kendati demikian, kata Lanjar, harus diakui, akan ada penambahan biaya operasional lain, terutama untuk penyediaan alat dan perlengkapan penerapan protokol kesehatan untuk tenant mall atau pusat perbelanjaan.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pun telah mengeluarkan panduan new normal bagi dunia usaha dan tempat kerja. 

Panduan tersebut diantaranya mengimbau agar tidak menggunakan aksesoris seperti jam tangan dan gelang, agar memakai masker dan membawa hand sanitiser serta agar mengikat rambut yang tergolong panjang ke arah belakang,. 

Selain itu, setibanya di kantor, masyarakat diminta tetap menghindari kerumunan, membersihkan sepatu dengan disinfektan, dan membersihkan tempat kerja. Juga, penting untuk menghindari penggunaan alat kerja secara bersamaan, dan untuk sementara menghindari rapat dengan tatap muka. 

Selesai bekerja dan keluar dari kantor, segera berganti pakaian dan sepatu dengan yang baru, memasukan pakaian kotor ke plastik, dan cuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan. 

Demikian pula, setibanya di rumah, hendaknya langsung mencuci pakaian kotor dan mandi sebelum berinteraksi dengan keluarga, dan secara rutin membersihkan rumah dengan disinfektan.