Sulsel

Komunitas AksiKita Gelar Webinar, Narasumbernya Anak SD

Komunitas AksiKita Gelar Webinar, Narasumbernya Anak SD

Seputarsulawesi.com, Makassar- Komunitas AksiKita mengggelar webinar “Children Talks”  dengan tema “Ceritaku dan Ideku tentang School from Home”. Minggu, 14 Februari 2020 lalu.   

Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kepada anak-anak untuk menyuarakan ide, gagasan dan pendapatnya mengenai school from home.

Baca juga: Hari Ini, Imam Shamsi Ali akan Jadi Penceramah Hikmah HBH KKMSB Sulsel

Latar belakang dari pelaksanaan kegiatan ini yakni kurangnya kegiatan yang berusaha untuk memberikan ruang untuk anak bersuara atau menyampaikan aspirasinya. 

Terdapat tiga anak usia SD yang menjadi narasumber cilik dalam kegiatan webinar ini; yakni, Ghefira Sabrina Raifani dari SD Telkom Makassar, Chara’tul Awalya dari SD Inpres Macini Sombala, dan Taqdirul Alim Sudirman dari MI Manggarupi Gowa.  

Ketiga narasumber cilik ini banyak bercerita tentang aktivitas rutin yang mereka lakukan selama School from Home. Misalnya Ghefira Sabrina Raifani yang selama School from Home, dia banyak belajar keterampilan lain seperti bagaimana menjadi youtuber, memasak, dan melukis. 

“Selama School from Home kita jangan hanya rebahan atau bermain saja, banyak aktivitas lain yang bisa kita lakukan yang dapat bermanfaat untuk kita dan keluarga kita,” tegas Fila sapaan akrab Ghefira.  

Selain ketiga narasumber cilik tersebut, AksiKita juga mendatangkan narasumber ahli dari Staf Perlindungan UNICEF Makassar, yakni Pritta Damanik.

Pritta Damanik banyak membahas tentang hal-hal penting yang seharusnya disipakan dan dilakukan oleh keluarga dalam mendampingi anak selama situasi pandemi ini. 

Salah satunya adalah memberikan dasar literasi kesehatan kepada anak. Agar ketika nantinya mereka  mulai masuk sekolah, mereka sudah terbiasa dengan pecengahan Covid-19.    

Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, ada siswa SD, guru, dosen, LSM, mahasiswa, dan beberapa profesi lainnya. 

Respon peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, terlihat dari banyaknya peserta yang ingin bertanya kepada narasumber cilik ataupun kepada narasumber utama. 

“Terkadang kita sibuk membahas tentang kebijakan tentang anak, tapi kita sendiri lupa menanyakan atau meminta pendapat ke anak,” himbau Abdul Rahman sebagai salah peserta dalam kegiatan ini yang kesehariannya bekerja sebagai guru.

Abdul Rahman berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan inspirasi kepada semua pihak bahwa anak punya hak untuk bersuara, didengar dan tampil di depan umum.