Sulsel

Kubu Djan Faridz Desak KPU Tolak Rekomendasi PPP

Kubu Djan Faridz Desak KPU Tolak Rekomendasi PPP

Seputarsulawesi.com, Makassar- Kubu Djan Faridz mendesak Komisi Pemilihan Umum untuk menolak rekomendasi Pilkada dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bappilu PPP Sulawesi Selatan, Irwan Intje saat Dewan Pimpinan Wilayah DPW PPP kubu Djan Faridz menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Hotel Myko Jl. Boulevard Makassar, Sabtu 5 Agustus 2017 malam.

Baca juga: Nurdin Halid Bantah AIM Ketua Golkar Sulbar

Irwan Intje menegaskan, kepada KPU Pusat harus menolak rekomendasi Pilkada dari kubu Romahurmuziy sebelum adanya ketetapan yang dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

"Harus  ada rekomendasi yang bisa diakui apabila ditandatangani oleh kedua belah pihak, " ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar Presiden RI Joko Widodo segera mencabut dukungan yang telah diberikan, apabila bulan September mendatang Menteri Hukum dan HAM belum menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA).

"Begitu pula Menkumham agar segera menjalankan putusan MA 504," tegas Irwan.

Ia menambahkan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) harus menyampaikan kepada seluruh pemerintah daerah baik dari Gubernur, Wali Kota hingga Bupati terkait masalah dan keinginan PPP.

"Sebaiknya DPP PPP segera mungkin melakukan komunikasi bersama Kemendagri dan Kemenkumham," katanya.

Hadir dalam rapat ini, Wakil Ketua DPP PPP, Ibnu Hajar dan Wakil Sekretaris Umum, Yunus Rasyak, serta beberapa pimpinan wilayah Kabupaten/Kota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan.

Penulis: Fathullah Syahrul