Nasional

Pejabat dan Staf BNPT Dilarang Gunakan Aplikasi Video Conference Zoom

Pejabat dan Staf BNPT Dilarang Gunakan Aplikasi Video Conference Zoom

Seputarsulawesi.com, Makassar- Badan Nasional Penanggulangan Teroris Republik Indonesia (BNPT) mengeluarkan surat edaran (SE) larangan penggunaan aplikasi video Conference Zoom di internal BNPT RI.

SE bernomor 8 Tahun 2020 itu bertujuan untuk mencegah kebocoran data dan informasi ke pihak yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: VIDEO: Membersihkan Kereta Cepat dalam 7 Menit

Ruang lingkup SE ini meliputi seluruh pegawai di lingkungan BNPT. Mereka diminta untuk tidak menggunakan aplikasi tersebut saat rapat, baik dengan pihak internal maupun eksternal. 

Larangan penggunaan aplikasi zoom tersebut sehubungan dengan tidak adanya jaminan dari pihak penyedia layanan soal keamanan data pengguna aplikasi tersebut.

Makanya itu, setiap pelaksanaan rapat  video Conference, pejabat dan staf BNPT diminta untuk menggunakan aplikasi lainnya yang telah terjamin enkripsinya.

Demikian pula, seluruh pejabat dan staf di lingkup BNPT juga diminta menghapus instalan aplikasi tersebut pada perangkat laptop maupun smartphone guna menghindari potensi pencurian data atau scamming.

Surat Edaran yang ditandatangani oleh Dr. A. Andang Supriyadi ini ditetapkan pada tanggal 24 April 2020 di Bogor.

Sekadar diketahui, selama pandemi, aplikasi video conference zoom banyak digunakan untuk berkomunikasi, dan meeting online. Oleh sebagian orang, langkah ini cukup efektif dengan adanya larangan Social Distancing dari pemerintah.

Namun demikian, belakangan aplikasi ini menjadi viral lantaran data privasi pengguna aplikasi ini dinilai tidak aman. Dilansir dari CNN, Rabu, 29 April 2020 menyebutkan, aplikasi Zoom diketahui memiliki banyak kerentanan pencurian data pribadi.

Oleh karena itu, langkah pemerintah membangun aplikasi lokal serupa merupakan langkah yang tepat untuk mengamankan informasi vital negara.