Sulsel

PLN Diminta Perbaiki Jalan Desa di Bakaru

PLN Diminta Perbaiki Jalan Desa di Bakaru

Seputarsulawesi.com, Pingrang- Anggota DPRD Sulsel,  Azhar Arsyad meminta agar PLN serius menjalangkan tanggungjawab bina lingkungan dan perbaikan jalanan di Desa Bakaru, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

 

Baca juga: PLN dan UIN Alauddin Kerjasama Bagikan Sembako Pada Mahasiswa Perantau

“Mohon PLN tanggungjawab Bina lingkungan atau CSR perbaikan jalanan di Desa Bakaru,” tulis Azhar Arsyad via akun media sosialnya, Selasa, 16 Juni 2020.

 

Menurut Azhar Azhar, masyarakat di desa Bakaru mengaku resah, sebab selama ini PLN terkesan hanya memanfaatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bakaru, namun abai terhadap tanggungjawab sosialnya (CRS).

 

"Ini hasil reses saya. Atas nama anggota DPRD Propinsi, saya diminta oleh masyarakat setempat untuk menyampaikan keluhan mereka ke PLN," kata Azhar Arsyad saat dihubungi Seputarsulawesi.com.

 

Azhar berjanji, dirinya akan segara mengkomunikasikan temuan resesnya itu kepada pihak yang bersangkutan, dan sekaligus akan menyampaikan pemasalahan tersebut ke ke Fraksi PKB di DPR RI.

 

“Karena CSR PLN ini wewenang pusat, maka tentunya saya akan bantu komunikasikan permasalahan ini lewat PLN wilayah Sulselbar dan sekaligus menyampaikan juga ke  Fraksi PKB di DPR RI," katanya.

 

Selain itu, lanjut Azhar, warga yang bermukim di wilayah pegunungan Pinrang tersebut juga meminta perhatian serius pemerintah, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan antar wilayah utara dan selatan, terutama akses pendidikan dan kesehatan.

 

Sejauh pengamatan Ketua DPW PKB Sulsel tersebut, sangat tampak ketimpangan pembangunan terjadi di bagian utara kabupaten Pinrang, tak terkecuali wilayah Bakaru dan Ulu Saddang.

 

Meski wilayah Pinrang Utara ini, di dalamnya terdapat tiga kecamatan, dengan luas 64 persen wilayah kabupaten Pinrang, namun sejauh ini perhatian pemerintah setempat masih sangat terbatas, khususnya untuk alokasi dana APBD.

 

“Sehingga tidak mengherankan jika suara-suara sumbang soal pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru (DOB) di tiga kecamatan tersebut, yaitu Lembang, Duampanua, dan Batu Lappa acap kali mencuat,” jelas karib Muhaimin Iskandar tersebut.