Sulsel

Posko Bersama Masyarakat Sipil Makassar Salurkan Paket Bantuan GUSDURian Peduli

Posko Bersama Masyarakat Sipil Makassar Salurkan Paket Bantuan GUSDURian Peduli

Keterangan Gambar : Posko bersama Masyarakat Sipil Makassar

Seputarsulawesi.com, Makassar-Gerakan #SalingJaga dan #KonserdiRumah oleh Narasi TV menggalang donasi bantuan bagi masyarakat yang terdampak langsung secara ekonomi akibat pandemi penyakit Covid-19. Gerakan ini diinisiasi oleh sejumlah tokoh seperti Alissa Wahid, Haidar Bagir, hingga Najwa Shihab.

Di tingkat nasional, gerakan ini dikoordinir langsung oleh GUSDURian Peduli, kanal filantropi dari Jaringan GUSDURian Nasional. Sudah lebih dari 40.000 paket bantuan disalurkan ke penjuru tanah air, bahkan menjangkau pekerja migran di negeri jiran.

Baca juga: Koronavirus dan Matinya Ruang Kemanusiaan

Untuk wilayah Makassar sendiri, GUSDURian Peduli menggandeng Posko Bersama Masyarakat Sipil untuk menyalurkan 200 paket sembako-bersih sehat yang dimulai pada Rabu-Selasa (22-28 April 2020).

Posko Bersama ini terdiri dari sejumlah lembaga/komunitas seperti LAPAR Sulsel, GUSDURian Makassar, WALHI Sulsel, FNKSDA Makassar, LTN NU Sulsel, Forum Mahasiswa Makassar, JALIN Harmoni Sulsel, dan PMII UNM.


Menurut penanggung jawab penyaluran bantuan Posko Bersama, Andi Ilham Badawi, gerakan ini menunjukkan modal solidaritas antar warga yang masih kuat di tengah krisis pandemi Covid-19.

“Sudah lebih 40.000 kepala keluarga di Indonesia yang merasakan manfaat dari gerakan solidaritas antar warga ini. Di tengah situasi krisis, modal seperti inilah yang harus semakin diperkuat. Gerakan saling jaga hanyalah satu dari sekian banyak fakta solidaritas antar warga di berbagai wilayah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bahtiar, juru parkir di sekitaran Mall Panakkukang mengungkapkan terima kasihnya. Baginya, paket bantuan ini bermanfaat di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Kita bisa tenang tinggal di rumah saja, jika ada yang memberikan bantuan seperti ini. Apalagi penghasilan berkurang, karena tempat keramaian ditutup, tidak ada kendaraan parkir,” tandasnya.