Nasional

Terkedala Akses, Penyelenggaraan Haji Tahun ini Dibatalkan

Terkedala Akses, Penyelenggaraan Haji Tahun ini Dibatalkan

Seputarsulawesi.com, Makassar- Menteri Agama Fachrul Razi secara resmi mengeluarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 498 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini. 

Selain alasan keselamatan, hingga saat ini pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020 M. Sehingga pemerintah tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada calon jamaah haji. 

Baca juga: Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan

"Persiapan itu penting, agar jamaah dapat menyelenggarakan ibadah secara aman dan nyaman," tutur Fachrul Razi, di Jakarta, 02 Juni 2020.

Fachrul Razi  menyampaikan, rencana awal, pihaknya akan memberangkatkan kloter pertama pada 26 Juni 2020 mendatang, namun mengalami kendala untuk persiapan visa, penerbangan, dan layanan di Saudi yang tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. 

"Padahal, akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka,” tambahnya. 

Menurutnya, jika jemaah haji dipaksakan berangkat, ada risiko amat besar menyangkut keselamatan jiwa dan kesulitan ibadah. Meski dipaksakan pun tidak mungkin, karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses.

Pembatalan keberangkatan Jemaah ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI). Pembatalan itu tidak hanya untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik reguler maupun khusus, tapi termasuk juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau furada.

“Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI,” ujar Menag.