Sulbar

Warga Tapango akan Kembali Gelar Aksi, Minta Kasus Maman Segara Diproses

Warga Tapango akan Kembali Gelar Aksi, Minta Kasus Maman Segara Diproses

Seputarsulawesi.com, Polewali Mandar- Warga Tapango akan kembali menggelar aksi. Mereka meminta agar Maman Suratman, terduga penghina Maraqdia Tapango, Andi Ali Baal Masdar segara diproses secara hukum.

Warga Tapango menilai, penghinaan terhadap Maraqdia Tapango yang diunggah oleh Maman Suratman melalui akun facebooknya tersebut adalah bentuk pelecehan terhadap harga diri masyarakat adat Tapango.

Baca juga: Sikapi Pernyataan Maman Suratman, Pemuda dan Masyarakat Adat Tapango Gelar Rapat Bersama

"Tidak ada alasan untuk tidak menuntaskan kasus Maman. Karena ini sudah bentuk pelecehan terhadap harga diri kami sebagai orang Tapango," ujar Abdullah Syarifuddin, warga Tapango ke Sepeutarsulawesi.com, Minggu, 5 Juni 2020.

Mantan Ketua Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar (KPMPM) ini menyampaikan, bahwa rencananya, Rabu 8 Juni 2020, warga Tapango akan menggelar aksi di depan Kantor Polres Polman. Selain menindak lanjuti tuntutan aksi sebelumnya, juga sekaligus mendesak Kapolres Polman untuk menuntaskan kasus penghinaan tersebut.

"Kami sudah rapat bersama warga, kami sepakat jika kasus ini didiamkan, tidak menutup kemungkinan, kasus sama bisa terjadi di tempat lain. Dan boleh jadi, kasus semacam ini mengakibatkan konflik," kata pria yang akrab disapa Adhul ini.

Jika tuntutan warga Tapango itu tidak diseriusi, Adul berserta warga warga lainnya mengancam akan menduduki Kantor Polres Polman. 

Selain itu, Adhul juga menyampaikan, karena kasus Maman tersebut erat kaitannya dengan urusan adat, maka yang bersangkutan juga diminta secara jentelmen mempertangungjawabkan penyataannya itu di hadapan masyarakat adat Tapango.

“Kalau merasa bersalah, jangan hanya meminta maaf di FB atau media, itu kurang ajar namanya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, radaksi Seputarsulawesi.com belum bisa mengkonfirmasi pihak Polres Polman terkait perkembangan kasus ini.